Beberapa kali saya menemukan banyak orang yang ingin punya usaha tapi tidak segera memulainya karena merasa belum punya uang yang cukup sebagai modal utama. Biasanya mereka ingin bekerja dulu untuk mengumpulkan uang lalu setelah uang tersebut terkumpul menjadi modal barulah mereka memulai usaha yang mereka inginkan. Ini tidaklah salah, banyak pula yang melakukannya dan berhasil menyukseskan bisnisnya.

Tapi ketika uang yang bisa dibilang sebagai modal utama itu sudah terkumpul cukup banyak, apakah sudah pasti bisnis anda akan berhasil? Belum tentu. Agar bisnis bisa berhasil, ternyata bukanlah uang yang menjadi modal utama dalam memulai bisnis. Namun yang utama adalah seorang pebisnis harus mau melewati berbagai proses di dalam suatu bisnis, yang tidak pula sebentar. Ditambah anda harus memiliki keinginan dan ketangguhan yang tidak main-main untuk menyukseskan bisnis anda.

BERBAGAI MACAM BENTUK MODAL

Banyak orang yang berhasil di bisnis mengatakan bahwa modal utama dari kesuksesannya bukanlah uang yang cukup ketika memulainya. Bahkan beberapa memulainya tanpa uang sama sekali, atau malah dalam kondisi minus. Modal yang membuat bisnis mereka bisa maju bisa bermacam-macam. Di antaranya adalah seperti berikut ini:

– modal hobi / kesenangan akan produk yang dibisniskan
– modal keahlian dalam membuat produk
– modal kemampuan membuat orang lain percaya
– modal dipercaya oleh orang lain
– modal koneksi ke produsen produk yang disenangi pasar
– modal keberanian dan kegigihan dalam berusaha
– modal menghubungkan produsen, investor, dan pasar
– modal networking yang luas
– dan banyak lagi.

Banyak sekali bukan yang bisa menjadi modal utama suatu bisnis. Kalaupun uang kita cukup banyak untuk memulai bisnis dan ternyata bisnis yang kita bangun tidak bisa menjual, berarti keberadaan uang tersebut menjadi percuma.

Jadi bila anda tidak punya uang untuk memulai suatu bisnis, janganlah khawatir. Coba anda lihat keahlian dan kemampuan yang anda miliki, bisa jadi keahlian dan kemampuan itu yang akan mengantarkan anda untuk memiliki bisnis yang berhasil.

MODAL YANG SEBENARNYA BUKAN DALAM BENTUK UANG

Sudah jelas bahwa modal utama dalam memulai bisnis adalah kemampuan pebisnis itu sendiri. Bob Sadino sendiri mengatakan bahwa bisnis yang baik itu adalah bisnis yang dilakukan. Jadi saran penulis kepada siapa saja yang mau memulai bisnis adalah mulailah berbisnis dengan melakukan hal kecil yang sesuai dengan kemampuan dan keahliannya masing-masing.

Bagi yang senang memasak bisa mulai membuat produk kecil-kecilan dan dijual ke keluarga atau teman-teman. Bagi yang suka menjual produk orang lain bisa mulai dengan meminjam produk / brand orang untuk dijual. Bagi yang suka dengan desain bisa mulai dengan membuat portfolio karyanya dan dishare di social media. Bagi yang gemar berbisnis jasa produksi bisa memulai dengan menawarkan jasanya ke orang-orang terdekat.

Mulailah dari hal yang kecil dengan tetap berfikir secara besar. Temukan pasar dan pola bisnis anda, dan rasakanlah bisnis anda membesar sedikit demi sedikit. Perlu diingat bahwa bisnis yang langsung terlihat besar belum tentu profit. Ingat saja kasus Walmart, Walmart baru membuka tokonya yang kedua setelah 8 tahun bertahan dengan hanya satu toko.

Sisihkan sedikit dari tabungan atau penghasilan anda untuk memulai hal-hal kecil tersebut. Barang uang sebesar Rp.100.000 sampai Rp.250.000 mungkin sudah cukup sebagai modal uang pertama anda untuk membuat contoh atau sampel produk / layanan yang bisa anda jual. Setelah contoh produk tersebut selesai, coba tawarkan kepada calon konsumen anda dengan model pesan dulu dengan bayar uang di muka. Maka untuk memperbesar skala bisnis anda yang baru mulai tersebut mungkin anda tidak memerlukan tambahan modal uang.

Kelak mungkin ada titik di mana anda akan merasa stuck karena bisnis anda tidak bisa berkembang (dalam hal ini anda sudah paham betul akan model bisnis anda, bisnis anda profit, dan anda yakin betul dengan potensi perkembangannya) dan anda membutuhkan modal untuk memperbesar skala produk / layanan anda. Di sini mungkin anda bisa mempertimbangkan suntikan dana dari investor atau dari kantong anda sendiri.

semoga artikel ini cukup membantu anda dalam memulai bisnis.
salam Kotak Terbang!